ANALISIS KESULITAN MAHASISWA ANGKATAN 2013 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA STKIP PGRI PASURUAN PADA POKOK BAHASAN TEKNIK PENGINTEGRALAN

Andika Setyo Budi Lestari

Sari


Pendidikan memiliki peran yang sangat penting dalam suatu negara. Dengan kualitas pendidikan yang baik, diharapkan dapat menghasilkan generasi penerus bangsa yang berkuaitas. Hal yang paling menentukan untuk tercapainya pendidikan yang berkualitas adalah proses pembelajaran yang dilaksanakan. Kemampuan ini membutuhkan pemikiran yang sistematis, logis dan ktitis yang dapat dikembangkan melalui pembelajaran matematika. Kalkulus II merupakan mata kuliah dasar sebagai mata kuliah prasyarat. Dari tahun ketahun banyak mahasiswa yang tidak lulus, hal ini dimungkinkan kalkulus II merupakan mata kuliah yang sulit sehingga perlu dilakukan analisis kesulitan untuk mahasiswa STKIP PGRI Pasuruan agar di tahun-tahun berikutnya ada perbaikan. Instrumen yang digunakan berupa tes dan angket. Teknik statistik yang digunakan dalam analisis hubungan lebih dari dua variabel meliputi koefisien korelasi berganda, Koefisien penentu berganda, dan regresi linear berganda. Untuk angketnya kemudian dianalisis dan dideskrpsikan. Mahasiswa mengalami kesulitan belajar dalam hal penguasaan konsep, keterampilan dan pemecahan masalah sebesar 52%. Sebesar 5,18% faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar siswa dalam menyelesaikan persoalan lingkaran adalah faktor intern yang meliputi: 1. Intelegensi,hal ini dilihat dari kecakapan  mahasiswa dalam menyelesaikan persoalan teknik pengintegralan. 2. Minat, hal ini dilihat dari ketertarikan mahasiswa terhadap pembelajaran. 3.motivasi, hal ini dilihat dari perhatian mahasiswa terhadap pembelajaran. faktor ekstern yang meliputi:keluarga, kampus (Perguruan Tinggi).

Kata Kunci: Analisis kesulitan Mahamahasiswa, Teknik Pengintegralan, Prodi Pendidikan Matematika


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.